Tips Menukar Uang Untuk Liburan Dengan Nilai Terbaik

Selain tiket pesawat, paspor dan juga visa, menukar uang rupiah ke mata uang negara tujuan juga sangat penting. Ada banyak tempat untuk menukar uang rupiah ke mata uang asing yang bisa jadi pilihan kamu, seperti money changer, bank, bandara maupun mengambil uang langsung di ATM negara tujuan.
Namun untuk mendapat nilai tukar terbaik dan juga aman, kamu masih harus tetap pilih-pilih tempat penukaran. Selain itu kamu juga harus tahu best practise agar nilai uang yang kamu tukar tidak terlalu jauh dari nilai yang seharusnya.
1. Tukar di Authorized Money Changer
Tempat yang satu ini memang jadi pilihan banyak orang untuk menukarkan rupiah ke mata uang negara yang dituju. Hal ini karena money changer mudah ditemukan dimana-mana, mulai dari toko di pinggir jalan, pusat perbelanjaan hingga bandara. Selain itu nilai tukar di money changer juga jauh lebih baik dan kompetitif dibanding tempat penukaran uang lainnya.

Namun untuk urusan keamanan, pastikan hanya menukarkan uang di Authorized Money Changer karena tempat penukaran tersebut telah memiliki izin, aman dari kemungkinan diberi uang palsu dan juga biasanya memiliki nilai tukar yang lebih kompetitif. Untuk melihat apakah money changer tersebut telah memiliki izin atu tidak bisa diihat dari stiker PVA Berizin (Pedagang Valuta Asing Berizin) yang dikeluarkan Bank Indonesia.
2. Jangan Tergiur Rate Murah
Perbedaan nilai tukar rupiah dengan mata uang negara tujuan biasanya lumayan besar, terutama untuk mata uang kuat dunia seperti Dollar dan Euro. Namun jangan pernah tergiur dengan rate yang terlalu murah untuk mata uang tersebut. Ada banyak resiko yang menanti jika kamu nekat tukar uang dengan rate yang terlalu murah dibanding harga normalnya.
Bisa jadi itu uang palsu maupun uang rusak yang tidak bisa dipakai di negara tujuan. Cari tahu terlebih dahulu harga tukar normal mata uang yang dimaksud agar kamu tak terkecoh dengan iming-iming rate murah. Misalnya Dollar Amerika normalnya berada di kisaran Rp 13.500, maka jika ada yang menawarkan hanya Rp 10.000 per USD, kamu harus mewaspadai hal tersebut.
3. Stok USD Maupun Euro
Jika kamu akan liburan ke negara yang nilai tukarnya lebih rendah dari rupiah atau yang uangnya masih jarang ditemukan di money changer Indonesia, misalnya Dong Vietnam, Rufiyaa Maldives, Riel Kamboja, Kina Papua Nugini dan sebagainya maka ada baiknya kamu tukar rupiah ke mata uang yang lebih stabil dan diterima universal seperti USD maupun Euro dan baru ditukar ke mata uang negara tujuan liburan saat kamu tiba di negara tersebut.
Entah itu di bandaranya, hotel tempat menginap atau money changer setempat untuk mendapatkan nilai tukar yang lebih baik daripada menukarkan rupiah ke mata uang tersebut di tanah air. Hal ini karena semakin sulit uang tersebut ditemukan di Indonesia, maka semakin tinggi pula nilai tukar yang diberikan daripada yang seharusnya.
4. Compare Rate
Melakukan perbandingan nilai tukar dari satu money changer dengan yang lainnya merupakan hal yang biasa dilakukan traveler menukar uang. Tujuannya tak lain adalah untuk mendapat rate terbaik, Meski terkadang hanya berbeda ratusan rupiah, namun jika kamu akan menukar hingga jutaan rupiah pasti perbedaan tersebut akan terasa bukan.
5. Pertimbangkan Waktu
Saat membandingkan rate nilai tukar rupiah terhadap mata uang yang diinginkan di berbagai money changer, kamu juga tidak boleh lupa jika rate hari ini belum tentu sama dengan rate esok hari, bisa turun maupun naik tergantung pergerakan pasar uang dunia.
Maka dari itu ada baiknya kamu menukar rupiah jauh-jauh hari sebelum keberangkatan atau paling tidak selalu aware dengan pergerakan kurs agar kamu bisa melakukan penukaran disaat kurs jual lebih rendah dibanding biasanya.
Komentar
Posting Komentar